Saat ini BPJS Defisit Rp 5.8 triliun!

Banyak orang suka mengeluhkan pelayanan BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang kadang tidak optimal. Rupanya, perusahaan asuransi ini tengahmengalami defisit triliunan rupiah. Tapi adakah gara-gara tekor lalu layanan gempor?

Nilai defisi yang dialami BPJS pada semester 1 2017 ini  efisit sebesar Rp 5,8 Trilliun. “Penerimaan iuran sebesar Rp. 35, 6 Triliun dan pengeluaran Rp 41,5 Triliun.  Akhir tahun 2017 diperkirakan penerimaan iuran Rp 79 Triliun dan penengeluaran sebesar Rp 81 Triliun, “papar Dr Sigid Kusumowidagdo, pengamat ekonomi dari Jakarta.

“Mudah-mudahan  pemerintah punya dana untuk menutup defisit,” tambahnya.

Nah lo, kalau sampai tidak ada duitnya? Sudah pasti dibebankan ke masyarakat dengan cara menaikkan iurannya. Yang jadi pertanyaan adalah kenapa bisa defisit?

Dan layanan apa saj ayang menjadi sumber defisit pun belum jelas, apakah kesehatan atau ketenagakerjaan.