9 Manfaat Belajar dan Menggunakan Sempoa

Sempoa, dalam bahasa Inggris disebut Abacus,  dikenal sebagai sebuah alat hitung aritmetika kuno yang telah digunakan sejak dulu. Konon, perkembangan alat hitung ini bermula di Babilonia pada rentang tahun 2700 SM hingga 2300 SM. Namun, yang paling banyak dikenbal hari ini, adalah versi Tiongkok.

Sempoa pertama yang dimiliki oleh bangsa Tiongkok disebut dengan nama suanpan, diketahui berasal dari abad 2 SM. Suanpan dari Tiongkok ini bisa digunakan untuk berbagai jenis operasi aritmetika. Mulai dari penjumlahan, pengurangan, pengalian, pembagian, akar kuadrat, ataupun akar pangkat tiga.

Belajar dan menggunakan sempoa sangat bermanfaat. Saat inipopuler denagn sistilah menumbhkan “mental aritmatika”. Tapi manafaatnya jauh melebih dari sekadar ketrampilan hitung-menghitung.

  1. Mengoptimalkan fungsi otak kanan dan kiri.

Otak manusia terbagidua, otak kiri dan otak kanan. Keduanyamemberikan fungsi dan peran yang berbeda.  Penelitian telah membuktikan bahwa otak sebelah kanan kita jarang sekali di gunakan selama hampir seumur hidup kita, dan hanya digunakan 10% saja. Latihan dengan sempoa meningkatkan penggunaan kedua belah otan secara seimbang.

2.  Mahir menghitung di luar kepala.

Maksud dari mahir menghitung di luar kepala adalah  bisa menghitung sesuatu dengan imajinasi kita. Kita berimajinasi seolah-olah sedang menghitung menggunakan sempoa, dan hasilnya dijamin 100% betul, asalkan kita juga sudah mahir berhitung menggunakan sempoa.

3. Meningkatkan konsentrasi belajar

Konsentrasi sangat penting bagi optimalnya belajar atau bekerja. Ketika belajar kita membutuhkan konsentrasi tingkat tinggi, agar pemikiran kita bisa fokus pada pelajaran yang sedang kita pelajari atau mengerjakan sesuatu. Sempoa melatih anak berkonsentrasi penuh.

4. Melatih daya imajinasi dan kreativitas.

Manusia kreatif adalah manusia yang akan lebih sukses dalam hidupnya. Imajinasi dan kreativitas adalah suatu hal yang sangat penting dalam perubahan, dan mengatasi masalah. Ketika kita menginginkan perubahan yang lebih baik dalam hidup kita, tentunya harus mampu  berimajinasi dan kreatif. Ketika kita berimajinasi tenyang suatu hal, pastinya akan menemukan sebuah ide atau inspirai, dengan ide atau inspirasi itu kta pun dapat berkreasi atau menciptakan perubahan.

5. Respon daya ingat lebih kuat.

Memori dalam otak kita itu sangat lah banyak, dan kita tidak perlu khawatir kalau memori kita penuh. Daya ingat kita untuk mengingat sesuatu halyang telah terjadi akan tetap kuat. Dan tentunya kita tidak akan menjadi pelupa atau mudah lupa mengingat sesuatu. Contoh, ketika kita menghafal sebuah jalan yang menuju ke suatu alamat teman kita, atau mengingat peristiwa ketika kita telah berlibur kesuatu tempat dan bercerita kepada teman.

6. Memupuk rasa percaya diri dan sikap mental yang positif.

Anak yang memiliki lebih banyak ketrampilan akan lebih percaya diri. Percaya diri akan membuat  tidak bernyalinya ciut. Dengan kita mempunyai rasa percaya diri, tentunya kita akan menjadi diri sendiri, alias tidak mudah terombang-ambing oleh suatu hal. Dan ketika kita mempunyai rasa percaya diri yang kuat, tubuh lah mental sang juara, yang tak pantang menyerah menghadapi rintangan dalam mewujudkan tujuannya.

7. Menyenangi pelajaran Matematika.

Banyak orang menganggap matemetika sebagai momok. Padahal matematika adalah induk dari semua ilmu. Kebanyakan dari kita kurang suka bahkan tidak suka dengan yang namanya matematika. Padahal baik disadari maupun tidak matematika itu sangatlah penting, tapi kitanya kadang mendengar kata-kata yang berkaitan dengan matemaika , ogah mendengarnya atau males-malesan.

8. Kordinasi antara tangan dan otak lebih baik.

Tangan dan otak kita akan bersingkron dengan baik. Jadi ketika otak kita memikirkan bahwa tangan ini harus melakukan sesuatu, maka tangan kita akan bereaksi dengan cepat, alias tidak telmi atau telat mikir.

9. Menimbuhkan rasa senang, puas, dan bangga.

Ketika kita menemukan hasil atau jawaban sebuah permasalahan, lewat usaha atau jerih payah kita sendiri, tentunya kita akan merasa senang , puas, dan bangga pada diri kta sendiri. Lebih-lebih bila  hasilnya benar atau memuaskan, anak-anak akan berbahagia sekali.

 

Leave a Reply