Khasiat Minyak Zaitun dan 7 Cara Menjaga Kualitasnya

Minyak zaitun adalah minyakyang diberkahi. Allah SWT menyatakannya di dalam al Qur’an. Karena itu minyak zaitun banyak sekali manfaatnya.  Manfaat minyak zaitun telah diketahui dari dahulu kala dan bahkan telah dipakai untuk pengobatan di zaman Mesir kuno. Minyak yang ampuh ini tak hanya bisa dimanfaatkan untuk kesehatan saja, namun bisa sebagai bahan perawatan kecantikan yang aman dan tak ada efek sampingnya.

Keistimewaan minyak zaitun adalah karena kandungannya.  Zat-zat alami yang dikandung oleh minyak zaitun antara lain vitamin A, C, D, E, K, asam lemak tak jenuh, asam maristat, asam arachidat, asam palmitat, asam stearate, dan lignoserat.  Minyak zaitun juga  mengandung polifenol, asam oleat, pottasium, asam lemak esensial, zat besi, dan juga kalsium.

Kandungan fenol yang terdapat pada minyak zaitun mengandung flavonoid yang mempunyai peranan aktif sebagai antioksidan yang sangat baik serta dapat membantu dalam menghambat proses oksidasi dari kolesterol  dalam tubuh

Berikut adalah tujuh tip untuk mendapatkan manfaat optimal dan menjaga kualitasnya.

 

 

  1. Minyak zaitun sangat sensitif terhadap cahaya matahari dan paparan cahaya tersebut dapat menurunkan kualitas minyak zaitun tersebut sehingga sebaiknya pilihlah minyak zaitun yang dikemas dalam botol gelap. Cahaya adalah musuh minyak zaitun karena merupakan salah satu faktor yang menyebabkan tengik
  2. Jika anda ingin membeli minyak zaitun murni pastikan anda membaca labelnya terlebih dahulu dan pastikan minyak zaitun tersebut tidak dicampur dengan bahan lain. Periksa juga tanggal produksi dan kadaluarsa dari produk minyak zaitun tersebut.
  3. Simpanlah minyak zaitun dalam botol gelap dan letakkan pada tempat yang tidak terkena cahaya matahari langsung dan bertemperatur normal atau sejuk. Setelah botol dibuka, kualitas minyak zaitun murni dapat bertahan antara 8 hingga 12 minggu. Penyimpanan di kulkas atau pendinginan adalah cara yang sangat efektif untuk memperpanjang masa simpan minyak. Aroma dan rasa dari minyak tidak akan terpengaruh dengan cara apapun oleh pendinginan.
  4. Pastikan anda menutup kemasan minyak zaitun dengan rapat karena kontak udara dapat menurunkan kualitas minyak zaitun.
  5. Hindarkan minyak zaitun dari panas dan jangan menyimpan minyak zaitun dekat dengan kompor atau sumber panas lainnya seperti di atas lemari pendingin, karena panas bisa merusak kandungan alami dalam minyak zaitun.
  6. Minyak zaitun dapat ditambahkan pada makanan saat memasak, akan tetapi hindari penggunaan panas berlebih. Tambahkan minyak zaitun sedikit demi sedikit pada masakan dengan menggunakan api kecil.
  7. Meskipun minyak zaitun murni bisa digunakan untuk memasak, namun manfaat minyak zaitun akan lebih terasa jika langsung ditambahkan pada makanan tanpa dimasak seperti langsung menambahkannya pada salad atau makanan lainnya.

 

Leave a Reply