9 Pantangan Saat Menggunakan Eskalator

Tangga berjalan atau eskalator sudah menjadi keharusan dan kebiasaan sebagai sarana di kawasan pusat perbelanjaan. Naik turun lantai di pusat-pusat perbelanjaan lebih terasa nyaman dengan eskalator daripada lift karena posisinya saling berdekatan dengan pertokoan atau gerai perdagangan. Sedangkan lift selalu berada di tempat tertentu saja.

Meski nampak aman-aman saja penggunaan eskalator tetap harus berhati-hati. Sejumlah kecelakaan telah terjadi, dan berakibat fatal, karena kekurangwaspadaan pengguna. Berikut sejumlah pantangan yang tidak boleh dilakukan saat menggunakan eskalator.

  1. Membawa Barang Berlebihan

Membawa barang yang berlebihan jumlahnya atau terlalu berat yang mengharuskan penggunaan dua tangan bersamaan. Ini bisa sangat membahayakan karena tidak ada lagi tangan untuk berpegangan. Dalam kondisi seperti ini pilihkan untuk menggunakan lift.

2. Menyender

Menyender pada sisi tepi eskalator bisa menyebabkan ketidakseimbangan gerak antara bagian tubuh atas dan bawah. Ini dapat menyebabkan terpelanting, dan bisa membahayakan, bila sampai terjatuh.

3. Mengenakan Gaun Terlalu Panjang

Gaun yang terlalu panjang, menjurai ke lantai, bisa sangat berbahaya di atas eskalator. Tangga yang berjalan dapat menjepit ujung gaun dan menyeret pemakainya. Sebuah kecelakaan fatal telah terjadi, seorang ibu yang mengenndong bayi yang kaget karena gaunnya terjepit, dan tubuhnya terseret, melemparkan bayinya hingga tewas.

4. Memakai Sendal Jepit atau Karet

Memakai sendal jepit atau sendal yang terbuat dair karet lunak juga bisa membahayakan. Sendal semacam ini akan mengikuti lekuk dasar anak tangga eskalator dan dapat “tersedot” ke dalam celah anak tangga  berjalan. Jari kaki dapat ikut terjepit.

5. Menaiki Tepi Eskalator (Kuda-kudaan)

Anak-anak tanpapikir panjang bisa berpikir untuk mengendarai tepi tangga yang berjalan. Ini sangat berbahaya karena tubuh sangat mudah tak seimbang dan terjatuh dari eskalator.

6. Membiarkan Balita Sendirian

Peristiwa kecelakaan yang mematikan telah terjadi ketika seorang anak balita tanpa orang tua mengira eskalator sebagai permainan. Si anak bermain kuda-kudaan, dan terjatuh dari lanta atas sebuah mal, ke dasar yang cukup tinggi, dan si anak tewas.

7. Berlari-lari 

Kadang kita terburu-buru, dan karenanya menggunakan eskalator pun terasa kurang cepa. Dalam keadaan demikian tetaplah berjalan secara berhati-hati menaiki tangga eskalator yang tengah berjalan. Janagan berlari, karena berisiko.

8. Melepaskan Tas Bawaan

Bila menggunakan eskalator sambil membawa barang, troli, tas, atau koper, tetplah sambil dipegang. Jangan dilepaskan dan membiarkan di atas anak tangga berjalan tanpa dipegang.

9.  Bercanda

Bila bepergian dalam rombongan atau bersama-sama beberapa orang, dan menggunakan eskalator, jangan bercanda di atasnya. Bercanda membuat konsentrasi terganggu dan membahayakan diri.

Leave a Reply