7 Manfaat Lidah Buaya dan 11 Resep Penggunaannya

Lidah buaya dalam istilah ilmiahnya adalah  Aloe vera. Nama ini berasal dari bahasa Arab, ALOEH yang artinya zat pahit yang mengkilap.  Nama latinnya adalah Aloe Barbadensis Milleer.  Bangsa Mesir Kuno memanfaatkan lidah buaya sebagai bahan baku kosmetik dan pelembap kulit sejak 1.500 SM.

Lidah Buaya atau Aloe vera bersifat sukulen (banyak mengandung air) dan banyak mengandung getah atau lendir (gel) sebagai bahan baku obat.

Mereka menjulukinya sebagai tanaman keabadian. Sedangkan bangsa Samaria memakai lidah buaya untuk obat sejak 1.750 SM. Begitu juga dengan orang-orang kuno di India, Yunani, Cina dan Romawi, mereka telah menggunakan tanaman lidah buaya ini dalam kehidupan mereka.

“Daging” daun lidah buaya mengandung banyak nutrisi, antara lain asam amino, antrakuinon, enzim, hormon, mineral, asam salisilat, sterol, gula dan vitamin. Karenanya tidaklah heran bila tanaman ini dimanfaatkan sebagai bahan baku industri farmasi (obat), kosmetik, makanan, minuman dan kesehatan.

Lidah buaya juga tahan terhadap kekeringan karena di dalam daun banyak tersimpan cadangan air yang dapat dimanfaatkan pada waktu kekurangan air. Bentuk daunnya menyerupai pedang dengan ujung meruncing, permukaan daun dilapisi lilin dengan duri lemas disepanjang pinggirnya.  Untuk pertumbuhannya tanaman ini menghendaki tanah yang subur dan gembur di bagian atasnya.

Tabib Abdullah Sony, dari Klinik Thibun Nabawi, Kesultanan Bintan Darul Masyhur (KBDM), menyebutkan Aloe vera berkhasiat sebagai obat cacing, luka bakar, bisul, luka bernanah, amandel, sakit mata, keseleo, kosmetik, anti jerawat dll.

Bagian yang dipakai sebagai obat adalah daun, bunga dan akar lidah buaya.

 

 

 

Pemanfaatan lidah buaya untuk:

  1.  Sakit kepala, pusing.
  2. Sembelit (Constipation)
  3. Kejang pada anak, kurang gizi (Malnutrition)
  4. Batuk rejan (Pertussis), muntah darah.
  5. Kencing manis (DM), wasir.
  6. Peluruh haid.
  7. Penyubur rambut.

Sifat kimiawi dan efek farmakologis:

Rasa pahit, dingin, anti radang, pencahar (laxative) dan parasitiside. Herba ini masuk ke meridian jantung, hati dan pankreas.  Kandungan Kimia: Aloin, barbaloin, isobarbaloin, aloe-emodin, aloenin dan aloesin.
Resep Lidah Buaya.

Berikut adalah resep yang diberikan oleh Thabib Abdullah Sony .

1. Penyubur rambut.

Daun lidah buaya segar secukupnya dibelah, diambil bagian dalam yang rupanya seperti agar-agar, digosokkan ke kulit kepala sesudah mandi pada sore hari kemudian dibungkus dengan kain, bilaslah pada ke esokan harinya (pagi hari).  Lakukan setiap hari selama +/- 3 bulan untuk hasil yang maksimal.

2. Luka terbakar atau tersiram air panas (yang ringan).

Cara pengobatan: Daun dicuci bersih, ambil bagian dalamnya, tempelkan pada bagian tubuh yang terkena api / air panas.

3.Bisul.

Cara pengobatan: Daun dilumatkan ditambah sedikit garam, tempelkan pada bisulnya.

4. Kencing manis (DM).

Satu batang lidah buaya dicuci bersih, dibuang durinya, dipotong-potong seperlunya kemudian rebus dengan 3 gelas air sampai menjadi 1,5 gelas.
Bagi 3 dan minum sehari 3 X 1 @ 1/2 gelas, setelah makan.

5. Batuk Rejan.

Daun sekitar 15-18 cm direbus kemudian ditambah gula lalu diminum.

6. Syphilis.

Bunga ditambah daging, direbus, kemudian diminum airnya.

7. Cacingan, susah buang air kecil.

15 gram sampai 30 gram akar kering lidah buaya direbus lalu minum airnya.

8. Luka terpukul, luka dalam.

10 gram sampai 15 gram bunga kering lidah buaya direbus lalu minum airnya.

  1. Kencing Darah

15 gram daun lidah buaya diperas airnya tambahkan 30 gram gula dan air beras secukupnya, kemudian minum.

  1. Wasir.

1/2 batang daun lidah buaya dihilangkan duri durinya, cuci bersih lalu parut. Tambahkan 1/2 cangkir air matang dan 2 sdm madu, aduk, saring kemudian minum 3 X 1.

  1. Sembelit.

1/2 batang daun lidah buaya dicuci, buang kulit dan durinya isinya dicincang, lalu diseduh dengan 1/2 cangkir air panas dan tambahkan 1 sdm madu, makan selagi hangat 2 X 1.

Leave a Reply