5 Manfaat dan Mudharat Daging Belut

daging eel

Daging belut sangat legit dan gurih rasanya. Orang Jepang sangat menyukainya sebagai menu bento. Di Indonesia sangat populer juga. Di warung Padang belut goreng kering sangat digemari. Di Malaysia aneka masakan belut bisa kita emukan, mulai dari goreng belut sampai tom yam belut.

Belut memang tidak disukai semua orang karena menyerupai hewan melata, ular.  Belut hampir tak bersisik, dapat bernafas di dalam udara, tubuhnya sangat licin, memiliki sirip ekor yang memanjang dan tidak memiliki tulang rusuk. Padahal belut masuk dalam kelompok ikan, sehingga belut banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Belut sendiri memiliki banyak kandungan gizi.

Terdapat dua jenis belut yang banyak ditemukan di Indonesia, yaitu belut sawah dan juga belut rawa. Jika ingin mengkonsumsi belut yang banyak dagingnya, belut sawah merupakan pilihannya.

Kandungan gizi daging belut

Kandungan protein yang tinggi, mineral, vitamin juga lemak pada belut sama halnya seperti kandungan ikan, karena belut merupakan bagian dari jenis ikan. Berikut ini tabel kandungan gizi dalam belut yang tidak kalah baik dari jenis daging lainnya :

Zat Gizi Belut
Kalori (cal) 303
Protein (gr) 14
Lemak (gr) 27
Karbohidrat (g) 0
Fospor (mg) 200
Kalsium (mg) 20
Zat besi (mg) 20
Vitamin A (SI) 1600
Vitamin B (mg) 0,1
Vitamin C (mg) 2
Air (gr) 58

Belut juga berfungsi sebagai indikator penting yang dipergunakan untuk mendeteksi terjadinya pencemaran lingkungan atau penurunan kualitas air. belut lebih suka bertelur di air yang dangkal.

1. Fosfor

Jika kalian menginginkan tulang yang kokoh dan kuat, serta untuk menghindari atau meminimalisir dari terjadinya pengeroposan pada tulang atau yang lebih dikenal dengan osteoporosis, maka layak untuk manfaat daging belut ini. Hal tersebut sama seperti manfaat susu, manfaat yoghurt atau manfaat udang.

2. Zat Besi

Manfaat zat besi bagi tubuh manusia,berfungsi untuk mencegah anemia. Zat besi yang kurang akan mempengaruhi pembentukan hemoglobin pada sel darah sehingga kurangnya suplai oksigen ke seluruh tubuh. Jika sistem kekebalan tubuh terganggu, sangat baik untuk mengkonsumsi belut ini.

3. Kalori

Kalori yang terkandung dalam belut juga sangat tinggi, kalori yang tinggi membantu memenuhi kebutuhan tubuh untuk melakukan aktivitas didalam kehidupan sehari-hari. Hal ini juga harus berhati-hati jika menyandingkan masakan belut dengan manfaat nasi putih yang memiliki banyak karbohidrat.

4. Kaya Vitamin

Belut juga bagus untuk kesehatan mata, perkembangan fungsi jaringan saraf, membantu membentuk protein, hormone serta membantu menormalkan tekanan darah pada otak. Sehingga dapat menurunkan resiko terkena pembekuan darah pada otak, yang merupakan manfaat vitamin B pada belut. Selain itu, manfaat vitamin A mencapai 1600 SI pada belut, yang berguna bagi pertumbuhan, kesehatan mata dan juga sistem reproduksi.

5. Arginin

Kanker merupakan penyakit yang sangat mematikan yang paling ditakuti, termasuk penyakit payudara. Penyakit ini begitu ditakuti oleh kebanyakan wanita. Arginin yang terkandung didalam belut memiliki fungsi yang penting yaitu melakukan penghambatan terhadap pertumbuhan sel kanker payudara. Dan bagi kita yang sangat sayang akan kesehatan jantung, maka sebaiknya mengkonsumsi belut, karena dengan mengkonsumsi belut dapat menurunkan resiko terkena serangan jantung, dan juga penyempitan pembuluh darah.

Efek Samping Daging Belut

Dibalik manfaat daging belut tersebut, belut juga memiliki efek samping. Bagi anda yang mengidap kolesterol, sangat tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi belut. Bukan tanpa alasan pelarangan terhadap penderita kolesterol, karena pada belut terdapat kandungan lemak yang tinggi.

Cara Pengolahan Daging Belut yang Sehat

Jika ingin mengkonsumsi belut namun takut akan asam lemak dan kolesterolnya yang tinggi, disarankan dapat mengkonsumsi belut dengan cara di panggang. Komposisi asam lemak dan kolesterol yang diolah dengan cara di panggang, memiliki resiko yang kecil dikarenakan proses pembakaran daging belut. Sehingga lemak yang terkandung pada belut akan mencair dan membuat berkurangnya kadar lemak tersebut.

Berbeda dengan pengolahan belut dengan cara di goreng, belut yang digoreng menggunakan minyak, justru membuat minyak yang ada pada belut bertambah. Karena kadar lemaknya yang tidak mencair secara sempurna di dalam belut.

Leave a Reply