10 Manfaat Daun Pepaya bagi Kesehatan

Tanaman papaya (Carica papaya), atau betik, kates dalam bahas Jawa, gedang dalam bahasa Sunda, adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan.

Masyarakat kita sangat mengenalnya, dan memanfaatkan buahnya sebagai menu hari-hari. Enak rasanya, murah harganya. Banyak manfaatnya.

Selain buahnya daun papaya juga dimanfaatkan sebagai sayuran. Manfaatnya tak kalah dengan buahnya. Daun papaya selain sebagai sayuran digunakan sebagai  pelunak daging. Daun pepaya muda dimakan sebagai lalap (setelah dilayukan dengan air panas) atau dijadikan pembungkus buntil. Oleh orang Manado, bunga pepaya yang diurap menjadi sayuran yang biasa dimakan bersama menu ikan.

Daun pepaya memiliki kandungan gizi yang cukup beragam di antaranya vitamin A 18250 SI, vitamin B1 0,15 miligram per 100 gram, vitamin C 140 miligram per 100 gram daun pepaya, kalori 79 kal per 100 gram, protein 8,0 gram per 100 gram, lemak 2,0 gram per 100 gram, hidrat arang/karbohidrat 11,9 gram per 100 gram, kalsium 353 miligram per 100 gram, dan air 75,4 gram per 100 gram.

Daun pepaya mengandung zat papain yang tinggi sehingga menjadikan rasanya pahit, namun zat ini justru bersifat stomakik yaitu dapat meningkatkan nafsu makan. Papain juga membantu melunakkan daging.

Manfaat daun papaya sangat banyak, mulai dari mencegah kanker hingga obat demam berdarah.

  1. Mencegah Kanker

Para peneliti menemukan bahwa getah putih yang bernama white milky latex pada batang daun dapat dikembangkan sebagai obat antikanker. Sebab, getah tersebut ternyata dapat mencegah dan membunuh sel-sel kanker dengan kandungan acetogeninnya.

  1. Memperbaiki Saluran Pencernaan

Mengonsumsi daun pepaya juga dapat melancarkan pencernaan. Hal ini dapat terjadi karena adanya zat karpin dalam daun pepaya. Daun karpain sendiri dapat membasmi mikroorganime jahat yang mengganggu pencernaan.

  1. Mengatasi Cacingan

Daun pepaya juga mengandung carposide yang dapat berfungsi sebagai obat cacing. Zat ini mampu membunuh cacing dalam perut.

  1. Obat Demam berdarah

Daun pepaya sangat baik untuk dikonsumsi mereka yang sedang mengalami penyakit demam berdarah. Cara menggunakannya, campurkan 5 lembar daun pepaya, temulawak, meniran dan gula merah. Rebus semua hingga masak, lalu dinginkan sebelum diminum.

  1. Sumber Serat

Daun papaya sebagaimana umumnya sayuran banyak mengandung serat kasar atau dietary fiber yang sangat berguna untuk menyerap air dalam kotoran. Ini mencegah sembelit, menghindari wazir, bahkan kanker usus.

  1. Mengontrol tekanan darah

Untuk mengontrol tekanan darah, Anda dapat mengonsumsi daun pepaya yang direbus. Caranya, ambil 5 lembar daun pepaya, rebus dengan setengah liter air. Kemudian, biarkan air menguap hingga tinggal sekitar 3/4. Setelah dingin, minumlah. Anda juga dapat menambahkan gula merah atau madu jika terasa sangat pahit.

  1. Merawat Rambut

Daun pepaya juga dapat memperkuat batang rambut dan menangkal masalah seperti kebotakan, kerontokan dan ketombe. Cara menggunakannya, tumbuk daun pepaya dan balurkan pada kulit kepala hingga merata.

  1. Obat Antinyeri Haid

Para perempuan, jika Anda sedang haid, cobalah untuk meminum air rebusan daun pepaya. Dengan melakukan ini secara rutin, maka haid Anda tidak akan terlalu sakit.

9. Meregenerasi Sel Darah

Sel darah merupakan bagian tubuh yang harus memiliki kadar normal. Bagi anda yang memiliki sel darah atau trombosit yang melemah atau berlebih maka harus mengonsumsi daun pepaya. 50 bahan dan berbagai vitamin termasuk A, C dan E sehingga bisa melindungi tubuh.

10. Meningkatkan Imunitas

Imunitas tubuh sangat penting, fungsinya tentu saja untuk melindungi tubuh dari berbagai ancaman seperti penyakit. Sistem imun bisa didapatkan dari konsumsi makanan yang bernutrisi dan sehat. Seperti halnya vitamin C dan juga mineral. Nutrisi tersebut bisa anda dapatkan di dalam daun pepaya